Bersama Korem 041/Gamas, Eri Yulian Beri Pendidikan Karakter ke Siswa SMA Negeri 9 Kota Bengkulu

Bengkulu, solusi-news.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bengkulu bersama dengan Korem 041/Gamas Bengkulu memberikan pendidikan karakter kepada siswa-siswi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 9 Kota Bengkulu.

Pemberian pendidikan karakter tersebut dilakukan dari tanggal 18 Juli – 13 Agustus setelah kegiatan belajar mengajar dari pukul 13.00 – 16.00 WIB, untuk membekali para pelajar menjadi pribadi yang lebih bermutu dan berkualitas.

ket foto : Kepala Disdikbud Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat Sampaikan Pembekalan Untuk Para Pelajar.-(solusi-news.com)

 

Kepala Disdikbud Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat mengatakan, Pendidikan karakter perlu diterapkan guna membekali pelajar agar lebih berkarakter baik. Dengan begitu dapat mencegah terjadinya konflik antarpelajar maupun perilaku yang menyimpang.

“Dalam sebuah pendidikan, tidak cukup dengan faktor intelektual saja tetapi juga karakter, karena pendidikan karakter dapat membentuk kepribadian para pelajar menjadi lebih baik, bermutu, dan berkualitas,” ujar Eri, Rabu (20/7).

Selain itu, Ia menjelaskan, pelajar yang mendapatkan pendidikan karakter akan berusaha lebih menghargai orang-orang yang ada disekitarnya. Hal tersebut tentu saja mampu mencegah timbulnya budaya perudungan yang kerap terjadi dikalangan pelajar.

“Dengan pendidikan karakter, pelajar bisa menjalani kesehariannya dengan lebih baik, mereka akan menghargai segala perbedaan yang ada tanpa perlu menghina atau melakukan perudungan,” tuturnya.

ket foto : Kepala Disdikbud Provinsi Bengkulu.-(solusi-news.com)

Eri Yulian menambahkan, pendidikan karakter juga mendorong para pelajar lebih menghormati orang yang lebih tua dari dirinya. Pelajar akan memiliki sikap yang ramah dan menjunjung tinggi rasa kesopanan serta beretika.

“Pendidikan karakter akan membentuk pribadi para pelajar menjadi berkarakter dan beretika serta yang terpenting mereka memilki sopan santun,” tambahnya.

Selain itu, Eri Yulian mengatakan, kurangnya pendidikan karakter akan menimbulkan krisis moral yang berakibat pada perilaku negatif di masyarakat. Misalnya, pergaulan bebas, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, pencurian, praktik kekerasan (bullying) dan lain sebagainya.

ket foto : Eri Yulian mengatakan, kurangnya pendidikan karakter akan menimbulkan krisis moral yang berakibat pada perilaku negatif di masyarakat.-(solusi-news.com)

 

“Untuk mencegah hal negatif tersebut sehingga kami bersama dengan Korem 041/Gamas Bengkulu memberikan pendidikan karakter ke para pelajar di Bengkulu,” tutupnya.(R)

Leave a comment