Dua Pemotong Sengon Temukan Jenazah Tergeletak Di Kebun

Batang, solusi-news.com – Diduga serangan jantung Bapak Caridin Warga dukuh Sidodot RT 04 RW 03, Desa Tambahrejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang telah ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia dikebun miliknya sendiri, Selasa ( 17/05/22 ).

Babinsa Koramil 07/Bandar Kodim 0736/Batang Serka Nengah setelah mendapatkan laporan dari warga tentang ditemukannya jenazah seorang laki-laki dikebun, bersama Muspika Kecamatan Bandar langsung menuju lokasi tempat terjadinya penemuan jenazah.

ket foto : Babinsa Koramil 07/Bandar Kodim 0736/Batang Serka Nengah setelah mendapatkan laporan dari warga tentang ditemukannya jenazah seorang laki-laki dikebun.-(bubungan.com)

 

Karyono 48 tahun alamat Desa Sangkari Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan (saksi) mengungkapkan, tadi sekitar pukul 10.30 Wib pada saat saya sedang memotong pohon sengon dan akan melaksanakan istirahat didekat kebun milik Bapak Caridin, tiba-tiba saya melihat ada orang tergeletak di tengah kebun dengan posisi terlentang, kemudian saya memberitahukan kepada teman saya Bapak Basuki untuk mengecek kondisi orang tersebut. Kemudian kami berdua memberanikan diri untuk mendekati korban guna mengecek apakah masih hidup atau sudah meninggal.

Setelah kita lakukan pengecekan dan coba kita bangunkan ternyata orang tersebut sudah meninggal dunia, kemudian kita langsung memberitahu warga sekitar dan perangkat Desa Tambahrejo, “beber Karyono”.

Sekitar pukul 11.15 WIB Muspika Bandar Bersama Puskesmas Bandar tiba dilokasi dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban saat diperiksa korban di nyatakan sudah tidak bernyawa atau meningal dunia.

Dari hasil pemeriksaan terhadap tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan, diduga korban meninggal dunia karena serangan jantung. Menurut warga sekitar almarhum ini sering mengeluh merasa sakit pada bagian dadanya.

Setelah selesai dilakukan pemeriksaan, jenazah korban bersama warga di bawa kerumah korban dan diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan.

(Nardi)

Leave a comment