Eri Yulian Sebutkan Pelaksanaan PPDB 2022 Telah Berjalan Lancar 

Bengkulu, solusi-news.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu menyebut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2022 di daerah telah berjalan lancar.

Kepala Dikbud Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat mengatakan, pelaksanaan PPDB 2022 di Provinsi bengkulu berjalan lancar. Sebab tidak menemukan kendala yang begitu berarti sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Pelaksanaan PPDB khususnya tingkat SMA di Kota Bengkulu tahun 2022 sama seperti tahun-tahun lalu yang dilakukan secara online, sesuai dengan peraturan dari Kemendikbud dan alhamdulilah berjalan dengan lancar dan baik,” ujarnya, Rabu (20/7).

Lancarnya pelaksanaan PPDB tahun 2022 di Bengkulu, menurut Eri Yulian, karena dilakukan secara online sehingga proses PPDB di daerah tidak menemukan kendala yang begitu berarti.

“Tahun ini PPDB dilakukan secara online jadi prosesnya lebih baik dan lancar,” tuturnya.

Eri Yulian mejelaskan, pelaksanaan PPDB Online di Bengkulu hingga saat ini berjalan dengan baik dan lancar. Setidaknya, semua permasalahan sudah diatasi, ada hal-hal yang menjadi kendala atau menjadi halangan penerimaan peserta didik baru tahun ini sudah ada solusinya.

“Mudah-mudahan anak-anak masuk sekolah semua dan bisa mulai aktif dalam kegiatan belajar disekolah baru, terkait permasalahan sebelumnya beredar kabar mereka tak dapat sekolah karna sistem zonasi alhamdulilah saat ini kita perjuangkan hak anak untuk bisa mendapatkan sekolah,” jelasnya.

Lanjut Eri Yulian, dengan sistem zonasi pastinya ada saja keluhan sejumlah pihak, seperti batasnya kuota, jarak rumah ke sekolah hingga minimnya pemahaman masyarakat tentang zonasi.

“Minimnya pemahaman masyarakat terkait zonasi PPDB harus dijawab dengan sosialisasi yang gencar dan tak henti disetiap tahunnya. Literasi masyarakat yang rendah juga jangan membuat pemerintah lelah untuk mensosialisasikan kebijakan PPDB ini. PPDB yang berjalan lancar juga harus diapresiasi, kalau ada keluhan-keluhan satu dua itu biasa, dan masih bisa kita carikan solusinya,” tutup Kadis. (Adv)

Leave a comment