Gempar! Warga Tuna Wicara Diduga Disetubuhi Sampai Hamil

NGANJUK, solusi-news.com – LG (21) gadis tuna wicara warga Desa Ketawang Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur diduga dihamili oleh tetangganya sendiri. Saat ini usia kandungan gadis itu menginjak usia 5 bulan.

Berbekal foto dan denah rumah, ia mengatakan jika ayah dari janin yang dikandungnya adalah tetangganya sendiri yang usianya jauh di atasnya. Bahkan saat mengetahui kendaraan dan wajah terduga pelaku, gadis yang diketahui putri dari pasangan Str (57) dan Smt (56) menangis histeris.

Berdasar informasi yang dihimpun awak media Beritaterbit.com, terduga pelaku berjumlah lebih dari satu orang. Disinyalir hanya satu orang terduga pelaku yang belum berkeluarga, sementara lainnya sudah berkeluarga.

Smt (56), ibu LG bercerita jika anaknya tuna wicara dan kesulitan bicara sejak masih kecil. Beberapa hari lalu, ia sempat melihat ada kejanggalan pada anak gadisnya yang terus muntah-muntah dan mengalami perubahan pada bagian perutnya.

“Saat akan diberi makan, LG muntah-muntah, itu awal saya curiga,” kata ibu korban.

Ia pun bersama keluarga berinisiatif membawa anak gadisnya ke salah satu bidan desa yang tak jauh dari rumahnya.

“Saya minta bantuan Pak Wo (red: kepala dusun) untuk mendampingi memeriksakan anak saya. Ternyata hasilnya anak saya dinyatakan hamil. Usia kandungannya sudah lima bulan,” sambung ibu korban.

Mengetahui putrinya hamil, ia pun mendesak agar anaknya mengungkapkan pria yang menghamilinya. LG mengaku pada ibunya jika terduga pelaku merupakan tetangganya yang berjarak tak kurang dari 500 meter dari tempat tinggalnya.

“Kenal dengan laki-laki karena rumahnya tidak jauh dan masih tetangga satu desa. Tapi waktu dikumpulkan bersama Pak Wo, terduga pelaku ini tidak mengakui,” tambah ibu tiga anak ini.

Dikatakannya, jika dalam beberapa waktu ke depan terduga pelaku ini tidak menampakkan batang hidungnya dan enggan bertanggung jawab, maka pihaknya akan memproses hukum.

“Saya mohon kesadarannya bagi terduga pelaku untuk bertanggung jawab. Jika hal tersebut tidak diindahkan, maka kami akan melaporkan ke aparat penegak hukum,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, salah satu perangkat desa di Kecamatan Gondang membenarkan adanya laporan warga yang hamil diduga dilakukan oleh warga desa setempat.

“Iya benar, satu minggu yang lalu ada laporan dari keluarga yang mengaku anaknya dihamili oleh seseorang,” ungkap salah satu perangkat desa berinisial HT.

Denah yang ditunjukkan korban. Dikatakannya, LG mengaku pada dirinya digauli oleh terduga pelaku sebanyak lima kali. Modus yang dilakukan terduga pelaku dengan mengajak jalan-jalan dan membelikan makanan.

“Kami menemukan titik lokasi rumah terduga pelaku atas gambar denah yang ditunjuk oleh LG. Saat mengetahui kendaraan dan wajah terduga pelaku, LG ini histeris sambil memberikan isyarat dengan menunjuk terduga pelaku,” urai HT.

Atas laporan tersebut, kemudian pihaknya mengundang terduga pelaku untuk menanyakan kebenaran peristiwa tersebut.

“Saat itu yang bersangkutan menyatakan tidak melakukan perbuatan sebagaimana yang diakui korban,” tambah HT.

Karena tidak mengakui perbuatannya, kemudian pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada keluarga korban.

“Kami sudah melakukan mediasi, namun terduga pelaku yang ditunjuk oleh korban ini menyatakan tidak melakukan tindakan apapun. Sekarang sepenuhnya kami serahkan kepada keluarga korban,” jelasnya.

Dikatakannya, pihaknya akan terus mengawal permasalahan tersebut hingga menemukan titik terang.

“Kami akan terus mengawal permasalahan ini. Semoga segera menemukan titik terang dan kondisi di lingkungan desa kami kembali aman dan nyaman,” pungkas HT.

Untuk diketahui, pelaku pemerkosaan dapat dikenakan Pasal 285 KUHP atau Pasal 286 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Reporter : Gendro

Editor : Prasetyo

Leave a comment