HIPMI BENGKULU Diundang ke Istana Negara Bertemu Jokowi, Ini yang Dibahas 

Jakarta, solusi-news.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) seluruh Indonesia ke Istana Negara, Senin (11/4/2022).

Salah satu yang masuk dalam daftar undangan adalah Ketua Umum HIPMI BPD Bengkulu, Undang Sumbaga bersama ketua bidang 7 Aa. Michael Putra Ferly SH.MH.

Dalam pertemuan dengan para pelaku usaha muda se-Indonesia ini, Presiden menyampaikan sejumlah capaian pemerintah dan arahan untuk kader-kader HIPMI.

Ket foto : Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) seluruh Indonesia ke Istana Negara.-(solusi-news.com)

Pertemuan yang digelar di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta itu berlangsung tertutup.

Bahkan, awak media tidak dapat meliput baik secara langsung maupun virtual.

Usai pertemuan tersebut, Ketua Umum Bengkulu menyampaikan, Presiden Jokowi memberikan sejumlah pesan kepada pengurus Hipmi yang berasal di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

“Salah satunya adalah Presiden menyampaikan banyaknya situasi yang tidak terduga dalam kehidupan bernegara saat ini, seperti pandemi covid-19, perang Rusia dan Ukraina, membuat pemerintah terus bekerja keras untuk mewujudkan ketahan Nasional,” kata Undang Sumbaga Senin (11/4/2022).

Ket foto : Presiden Jokowi memberikan sejumlah pesan kepada pengurus Hipmi yang berasal di 34 provinsi di seluruh Indonesia.-(solusi-news.com)

Tetapi ada sisi positif, tentang pergerakan geo politik internasional, salah-satunya adalah naiknya komoditas energi.

Kata Presiden, saat ini Negara Kita terus mengalami peningkatan eksport, tentu ini tidak terlepas dari keberhasilan berbagai kebijakan yang telah diambil pemerintah untuk menjadikan sumber daya alam Indonesia lebih bernilai tinggi, tidak dijual sebagai barang mentah lagi. Seperti nikel, mengalami peningkatan yang cukup tinggi, buah dari kebijakan pelarangan export nikel, dan sebentar lagi akan menyusul bauksit dan CPO. Serta batubara akan diubah menjadi produk turunan berupa gas DME sebagai pengganti LPG.

Ket foto : kebijakan pemerintah untuk menjadikan produk dalam negeri harus memiliki porsi 40% dalam APBD setiap daerah..-(solusi-news.com)

Selanjutnya yang paling penting adalah, kebijakan pemerintah untuk menjadikan produk dalam negeri harus memiliki porsi 40% dalam APBD setiap daerah. Ini harus disikapi oleh pengusaha muda khususnya HIPMI untuk dapat berperan mengisi porsi 40% produk dalam negeri ini.

” Kami didaerah sangat mendukung kebijakan Bapak Presiden untuk menyerap produk UMKM daerah ini, karena saat ini banyak sekali UMKM yang bermunculan dengan produk-produk yang beragam terutama di Bengkulu, Kami akan segera melakukan audiensi dengan pemprov Bengkulu untuk menindaklanjuti program pemerintah ini,” jelas Undang menyampaikan.

Ditempat yang sama Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani H.Maming dalam sambutan menyampaikan, HIPMI akan terus mendukung pemerintah dalam hal ini kebijakan presiden, untuk mengawal program-program yang telah presiden Jokowi putuskan.

“Program-program Presiden begitu terasa dikalangan pengusaha, seperti pembangunan infrastruktur yang begitu masif, alokasi produk UMKM dalam negeri serta penanganan covid-19 termasuk yang terbaik di dunia, ini akan terus di dukung & dikawal dengan seksama oleh kader HIPMI baik ditingkat pusat mau pun di daerah” Mardana H Maming menambahkan.

Turut pula mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut yaitu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

Leave a comment