Kerjasama Dengan Changi Airport Singapura, AP II Siap Ubah Bandara Bengkulu Jadi Bandara Internasional

Bengkulu,Solusinews.click – Eksekutif General Manager AP II Cabang Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Ngatimin K Murtono mengatakan, kolaborasi antara Angkasa Pura II dengan Changi Airport Singapura cukup strategis dalam pengembangan penerbangan internasional.

“AP II selalu membuat bandara tujuan domestik dan internasional seperti yang ada di Selangit dan Banyuwangi. Kami berencana untuk mengubah bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu menjadi bandara internasional,” ujar Ngatimin, Kamis (4/8).

Lanjut Ngatimin, saat ini rata-rata penerbangan di rute Jakarta – Singapura adalah 37 penerbangan dalam satu hari. Selama ini rute Jakarta – Singapura – Jakarta menjadi salah satu rute internasional tersibuk di dunia.

Serta penerapan integrasi Airport Collaborative Decision Making (ACDM) antara Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Changi dinilai dapat membuka konektivitas penerbangan ke Bandara Fatmawati Soekarno.

“Sinergi ACDM dapat membuat penerbangan rute Jakarta-Singapura semakin optimal dan efisien. Ini bagaimana kedepan kita kelola, kerjasama jangka panjangnya akan juga dibuka rute dari Bengkulu ke Singapura,” jelasnya.

Optimalisasi penerbangan salah satunya adalah mendorong kolaborasi operasional penerbangan semisal penumpang dari Singapura tujuan Jakarta dapat melanjutkan penerbangan ke bandara-bandara AP II lainnya dengan mudah.

Mencapai hal itu, Ngatimin meminta pemerintah daerah khususnya Pemerintah Provinsi Bengkulu membangun sinergi pengembangan Bandara Fatmawati Soekarno baik pada pembangunan infrastruktur maupun fasilitas bandara yang memadai.

Sehingga ia berharap kedepan untuk menaikan level Bandara Internasional Fatmawati Soekarno Bengkulu dapat dengan mudah terealisasi.

“Harapannya untuk Provinsi Bengkulu juga seperti itu nanti kita akan menjadi bandara internasional apalagi sudah berkolaborasi dengan Changi Internasional Airport. Jadi tinggal bagaimana lagi kita membuat bandara daerah ini fasilitas infrastrukturnya memadai,” tutup Ngatimin. (R)

Leave a comment