Konferensi Pers Hasil Ungkap Kasus Narkoba Bulan April Dan Mei Polres Tulungagung

Tulungagung, solusi-news.com – Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto, S.H., S.I.K., M.H., memimpin konferensi pers hasil ungkap Satresnarkoba Polres Tulungagung periode April sampai Mei 2022.

Konferensi pers digelar di halaman Mapolres Tulungagung, Kapolres Tulungagung didampingi sejumlah pejabat utama yakni Kasat Resnarkoba AKP Didik Riyanto SH,.MH; Kasi Propam AKP Sansun, Kasi Humas Iptu Anshori SH serta dihadiri sejumlah awak media online, media cetak maupun televisi Biro Tulungagung, Kamis (02/06/2022) pukul 09.15 wib.

Dalam penyampaiannya, Kapolres Tulungagung mengatakan, selain berhasil mengungkap perkara penyalahgunaan narkoba, Satresnarkoba Polres Tulungagung juga berhasil mengungkap kasus peredaran miras dan pil Double L.

“Selama bulan April sampai Mei 2022, Satresnarkoba Polres Tulungagung berhasil mengungkap 31 kasus diantaranya kasus peredaran narkoba, okerbaya (obat keras berbahaya) dan minuman keras ilegal,” terang AKBP Handono Subiakto.

Dari 31 kasus yang berhasil diungkap, telah dilakukan penahanan terhadap 35 tersangka, 2 diantaranya adalah merupakan seorang perempuan. Bahkan, 6 diantaranya merupakan seorang residivis dengan kasus narkoba yakni berinisial DS alias Codot, AS alias Jon, HR alias Hablung, YS, SUM alias Gotek, dan ASA alias Kipli.

“Keberadaan TKP ada di 10 wilayah yang berbeda-beda, Kedungwaru 10 TKP, Pucanglaban 1 TKP, Boyolangu 3 TKP, Tulungagung Kota 5 TKP, Ngantru 1 TKP, Kauman 2 TKP, Ngunut 5 TKP, Rejotangan 1 TKP, Sumbergempol 2 TKP, Kalidawir 1 TKP,” lanjut Kapolres.

AKBP Handono Subiakto juga menerangkan barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, 235,57 gram sabu, 4.163 butir pil Double L, 60 pil alprazolam, 348 butir pil Y, 688 botol arak bali, 2 jirigen arak bali, dan uang tunai Rp 3.640.000, 24 buah pipet kaca, 3 buah timbangan, 28 buah handphone, 10 buah alat hisap (bong) dan 7 unit sepeda motor.

“Semua barang bukti yang berhasil diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tulungagung, akan dimusnahkan. Kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait perihal pemusnahannya,” ungkapnya.

Sedangkan untuk kasus menonjol dalam periode April sampai Mei 2022, yakni saudara Pras alias Sepo asal Dsn Ngipik Ds tenggur, Kecamatan Rejotangan Tulungagung dengan barang bukti Shabu sebanyak 175,52 gram. Kini tersangka ditahan di Rumah Tahanan Polres Tulungagung.

“Saya tegaskan Polres Tulungagung melalui Sat Resnarkoba tidak akan berhenti sampai disini dalam memerangi peredaran narkoba. Mari kita bersama sama menciptakan Kabupaten Tulungagung yang bersih dari narkoba,” tegasnya.

“Sedangkan untuk pasal yang dukenakan terhadap para pelaku tergantung dari peran masing-masing tersangka yakni Pasal 114 sub pasal 112 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 197 sub Pasal 196 UURI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, Pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf g dan i, UU RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen,” pungkas AKBP Handono Subiakto. (Ags)

Leave a comment