Media Adalah Sahabat, Ketua Bidang Kaderisasi PP Kota Ingatkan Kader Jangan Arogan //Iwan : Kita Kawal Pemerintah, Jangan Intervensi Rakyat

Bengkulu, solusi-news.com – Terkait insiden adanya oknum kader Pemuda Pancasila (PP) Kota Bengkulu yang menggunakan mobil ambulance milik Pemda Kota Bengkulu, kemudian secara arogan mendatangi sekretariat media Berita Terbit.

Ketua Bidang Kaderisasi MPC PP Kota Bengkulu Supratman S. Sos, M. Si menyesalkan adanya tindakan refresif yang juga merupakan bentuk intimidasi terhadap salah satu media online akibat adanya pemberitaan yang menurut oknum tersebut tidak berpihak pada Pemda Kota dan dikarenakan adanya rasa solidaritas terhadap kadernya.

“Terkait insiden yang melibatkan kader PP Kota itu. Saya sudah melihat secara utuh, seluruh rekaman video, baik dari video awal yang dijadikan bahan mendatangi Sekretariat Media yang menurut kader kita tidak berpihak. Maupun rekaman video percakapan maupun video ketika serombongan kawan-kawan yang berseragam loreng PP itu terlihat arogan mendatangi kantor media. Sebab itu, saya tegaskan kepada seluruh kawan-kawan kader PP Kota Bengkulu. Media itu merupakan sahabat bagi kita, media merupakan wadah untuk kita menyampaikan kondisi riil yang terjadi di masyarakat. Bukan malah media ini dimusuhi, didatangi serta di intimidasi. Saya sangat tidak setuju dengan tindakan refresif seperti itu. Kita sebagai kader PP harus cerdas, jika memang dalam sebuah pemberitaan ada yang kurang berkenan maka ada cara-cara elegan yang bisa dilakukan, misalnya kita bisa saja bersurat secara resmi kepada media bersangkutan. Jika perlu kita berikan peringatan atau somasi terlebih dahulu. Bukan malah mengedepankan cara-cara arogan seperti preman,” tegas Ketua Bidang Kaderisasi PP Kota Bengkulu yang akrab dipanggil Iwan tersebut, Jumat (18/3).

Dijelaskan oleh Ketua Bidang Kaderisasi PP yang juga Ketua DPD KNPI Kota Bengkulu ini. Setiap kader PP wajib menjunjung tinggi dan menjaga nama baik PP dimanapun berada, “Tugas kita menjaga NKRI ini agar tetap utuh dan berdaulat, bukan malah kita membuat keributan serta kerusuhan. Jika memang pemerintah ada hal yang dirasa tidak tepat dalam membuat kebijakan, maka tugas kita untuk menyampaikan, mengingatkan para pemimpin itu. Bukan PP, ini menjadi alat untuk kepentingan politik seseorang. Sekali lagi saya tegaskan kepada seluruh kader PP untuk kedepankan musyawarah mufakat, saya selaku Ketua Bidang Kaderisasi MPC PP Kota menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang dilakukan oleh kader tersebut. Semoga kedepan, PP bersama media dapat terus bersahabat dalam mengawal roda pemerintahan. Banyak hal yang bisa kita selaku kader PP lakukan saat ini, ditengah problematika dan dinamika yang ada untuk membantu pemerintah,” pungkas Iwan. (**)

Leave a comment