Oknum Pemuda Pancasila Gruduk Kantor Beritaterbit/Dclick Sebut Wawali

Bengkulu,solusi-news.com – Belasan orang yang menggunakan atribut baju loreng diketahui milik Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) mendatangi kantor redaksi beritaterbit/dclick.id Rabu pukul 16.45 WIB (16/3), kedatangan mereka mempersoalkan penerbitan berita yang terbit di media online dclick.id.

Ket foto : Oknum Pemuda Pancasila Gruduk Kantor Beritaterbit/Dclick Sebut Wawali.-(solusi-news.com).tsy

Oknum tersebut datang menggunakan mobil ambulan dengan gambar Helmi Hasan dan Dedy Wahyudi kemudian langsung diterima dengan baik oleh pimpinan redaksi (Pimred) Beritaterbit/dclick.id Hery Gunawan yang juga berkantor ditempat yang sama di jalan Kalibrantas No 2 Kelurahan Padang Harapan.

Ket foto : permasalahan ini masih belum ditemukan jalan keluar.-(solusi-news.com).tsy

Dikatakan Hery, oknum PP ini tak terima dengan berita yang terbit di media dclick.id dengan judul bohong, Wawali Bengkulu tak tepati ucapannya sediakan minyak goreng (Migor) 18 ribu ton. Didalam pemberitaan tersebut tidak sedikitpun menyebut nama Ormas atau Pemuda Pancasila. Lantas kenapa mereka mempersoalkan pemberitaan tersebut.

“Kalaukah ada keterkaitan, narasumber kami dengan organisasi mereka atau organisasi yang di ikuti Wawali itu silahkan mereka selesaikan secara intern mereka,” tutur Hery.

Tak beberapa lama dari mereka diterima dikantor Beritaterbit/dclick.id saudara Putra Juntak oknum dari PP yang menjudge narasumber kami dan memaksa kami untuk menganalisa video Wawali yang menyebutkan 18 ribu ton Migor, setelah itu terjadilah keributan. Karena kami dari pihak media ataupun tuan rumah tidak mau di intimidasi.

“Awalnya kami terima dengan baik, tetapi setelah mereka menunjukkan sebuah video dengan nada keras ahirnya saya tegur karena saya tidak terima cara mereka tersebut, mereka tidak menghargai kita sabagai tuan rumah,” ujar Hery.

 

Dilanjutkan Hery, bahwa pemberitaan tersebut ditujukan kepada Wawali sebagai bentuk protes terhadap ucapan yang telah di lontarkan Wawali ke publik sedangkan Ormas PP tidak ada kaitannya dengan pemberitaan tersebut.

Diduga oknum tersebut telah mendapatkan perintah sehingga membawa pasukannya mendatangi kantor redaksi dengan dibuktikan pesan chat yang dirimkan Wawali ke narasumber kami Dondi Gatam.

Hingga berita ini diturunkan, permasalahan ini masih belum ditemukan jalan keluar. Masih menunggu itikad baik dari oknum yang membuat keributan tersebut.

Saat kami konfirmasi Rabu malam ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Bengkulu Bustari, bahwasanya tidak ada perintah dari PP untuk mendatangi kantor redaksi beritaterbit/dclick.id , kata Bustari. (R)

Leave a comment