TanggungJawab Terhadap Lingkungan, PT IBP Reklamasi Lahan Pasca Tambang

Bengkulu Tengah, solusi-news.com – PT. Inti Bara Perdana (IBP) merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang pertambangan batu bara  berhasil mereklamasi area eks tambang di Kabupaten Bengkulu Tengah, yang telah dilakukan sejak 2018 hingga sekarang.

Langkah itu, merupakan bagian dari upaya yang telah dilakukan sebagai bentuk kepatuhan perusahan terhadap aturan atau payung hukum yang telah ditentukan oleh pemerintah.

“Perusahaan selalu menerapkan semua aspek pengelolaan lingkungan yang meliputi pengelolaan pencemaran air, udara, dan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), dan pemantauan kualitas lingkungan air, udara, dan tanah, merehabilitasi lahan, hingga menjaga keanekaragaman hayati,” ujar Bebby Hussy selaku Komisaris Utama PT. Inti Bara Perdana, Selasa (8/11).

PT IBP telah menanam lebih dari 20 ribu tanaman yang tersebar dari beberapa titik eks tambang di Kebupaten Bengkulu Tengah, diantaranya ada tanaman durian dan terembesi yang tumbuh subur dan sudah berusia kurang lebih 4 tahun dan juga PT IBP melakukan kegiatan pembibitan sehingga tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk membeli bibit yang digunakan untuk menghijaukan kembali lahan pasca tambang.

“Semua itu, hanya dapat kita wariskan untuk anak cucu kita mendatang apabila kita secara konsisten dan berkelanjutan, menjaga kelestarian lingkungan sejak saat ini,” jelas Bebby.

Dilanjutkan Bebby, masalah lingkungan hidup berpengaruh cukup besar bukan hanya di sektor ekonomi tetapi juga kesehatan masyarakat. Untuk menangani hal ini, dibutuhkan komitmen bersama dan waktu yang tidak sebentar untuk memulihkan lahan bekas penambangan batu bara.

“Jangan habis manis sepah dibuang, jangan hanya mengeruk mengambil manfaat sumber daya alam, tetapi lupa memperbaiki alam tersebut,” ungkapnya.

Dalam melaksanakan penambangan, PT IBP juga berkomitmen melaksanakan amanat regulasi yaitu aspek reklamasi dalam kaitannya dengan pelestarian dan keberlanjutan lingkungan.

“Penghijauan ini memang tidak murah tapi kami komit untuk mengembalikannya menjadi hijau lagi,” kata dia.

Leave a comment