Wawali Dedy Gelar Halalbihalal Dengan Seluruh Kelompok FK-PKBM Se-Kota Bengkulu

Bengkulu, Solusi-news.com – Masih dalam suasana idul fitri, Kamis (12/5/2022), Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Zuliyati, Kadis Pendidikan Sehmi, Ketua Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FKPKBM) Dahlia Tambayong dan perwakilan Dikbud Provinsi Bengkulu menggelar halalbihalal dengan seluruh kelompok FK-PKBM se-Kota Bengkulu yang berlangsung di Masjid Agung At-Taqwa, Kelurahan Anggut Atas.

Halalbihalal ini mengangkat tema ‘kembali ke fitrah, mempererat silaturahmi menuju insan yang madani forum komunikasi PKBM Kota Bengkulu’.

Ket foto : Wawali Dedy Gelar Halalbihalal Dengan Seluruh Kelompok FK-PKBM Se-Kota Bengkulu.-(solusi-news.com).tsy

Di momen ini, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengucapkan terimakasih kepada jajaran FK-PKBM Kota Bengkulu yang turut andil dalam memajukan dunia pendidikan, terkhusus pendidikan non formal.

“Kami (Pemkot Bengkulu-red) berterimakasih kepada PKBM yang berkontribusi dalam memenuhi pendidikan warga Kota Bengkulu. Pemerintah memang membutuhkan stakeholder lain dalam memajukan pendidikan yang di luar naungan pemerintah seperti yang dilakukan PKBM ini,” ujar Dedy.

Pemkot Bengkulu juga menegaskan akan selalu bersinergidengan FK-PKBM dalam memajukan pendidikan non formal di tengah masyarakat.

“Ke depan kita betul-betul ingin bersinergidan meningkatkan peran PKBM ini, sehingga ke depannya bisa lebih banyak turut andil. Apalagi sekarang forum PKBM sudah banyak,” imbuhnya.

Dengan tegas, Dedy juga meminta PKBM turut andil dengan kejadian pedagang danau dendam tak sudah yang baru-baru ini akibat memaksa wisatawan untuk membeli makanan. la ingin PKBM turut memberikan edukasi sadar wisata kepada para pedagang.

Ket foto : Dedy juga meminta PKBM turut andil dengan kejadian pedagang danau dendam tak sudah yang baru-baru ini akibat memaksa wisatawan untuk membeli makanan.-(solusi-news.com).tsy

“Intinya ialah kita akan mengedukasi pada pelaku wisata agar jangan kasar lagi melayani orang, jangan memberikan harga sesuka hatinya. Jadi kadang-kadang harganya 10 ribu, kadang 25 ribu. Jadi kasihan mereka, entarorangkapok dan enggak lagi datang ke Bengkulu. Tapi kalau kita menjadi tuan rumah yang baik, insya allah orang-orang akan makin banyak datang ke Kota Bengkulu,” terangnya. (Adv)

Leave a comment